Posted: August 31st, 2004 | Author: kakilangit | Filed under: solilokui | 1 Comment »
Beberapa hari ini menjadi hari yang berat bagi saya. Secara fisik maupun emosional. Yup benar, gak percaya kalo saya juga bisa hancur seperti kamu, seperti semua orang? Percayalah.
Bahwa setengah dari saya sedang berusaha keras untuk melanjutkan hidup. Dan setengahnya lagi gak mau bangkit dan terus terpuruk.
Bahwa terus berpura-pura tertawa ketika sedih. Read the rest of this entry »
Posted: August 28th, 2004 | Author: kakilangit | Filed under: solilokui | No Comments »
This is it.
This is the end of our journey.
Our six years journey have been end up like this.
There’s With Dina Category no more.
Shit, I just have no chance to keep it up.
She said “I don’t want to hurt you anymore”
My mind said “Damn it”
Some people say “if you really love her, just set her free, if she’s come back, she’s yours”
I said “Bull shit, she’s mine already. And I can’t keep her just a minute longer”
Thats hurts de.
Maybe you will say “Cmon you can over it”
No, thats a crap. Another bullshit.
I can’t over it.
After all these years you are like right hand to me.
And now its gone. There’s no replacement for right hand, de
You just gave me only one choice, to deal with the other hand.
The left hand
And thats impossible for me, and I dont want to !!
For now, or tomorrow or next week, month
Maybe for a year to come.
I just realized that I won’t have a hundred years with you.
God damn it.
Thats really hurts.
#
this posting’s category was With Dina category
Posted: August 27th, 2004 | Author: kakilangit | Filed under: solilokui | 1 Comment »
Sekedar lirik. Buat yang suka sama band yang satu ini bisa nyanyi bareng. Kurang? liat aja situsnya. Read the rest of this entry »
Posted: August 24th, 2004 | Author: kakilangit | Filed under: solilokui | No Comments »
Butuh satu kedipan saja bagimu untuk bisa mendapatkanku
Sedangkan enam tahun tidak cukup bagiku untuk menyelamimu
Kamu terlalu dalam untukku, din
Aku pikir aku tau kamu
Dan aku (sekali lagi) salah
…
Dan dalam satu kedipan aku bisa kehilanganmu
#
this posting’s category was With Dina category
Posted: August 23rd, 2004 | Author: kakilangit | Filed under: solilokui | No Comments »
Batu yang kau lemparkan kedalam kolam
Itulah aku
Hanya terlihat sekejap
Jika beruntung aku akan melompat sekali dua
Sehingga kau bisa melihatku lebih lama
Lalu menghilang dari pandanganmu
Tenggelam
Tapi ada
Bahwa aku selalu mencoba mengatakannya padamu
Di setiap kedipan mataku
Di semua jalan yang kulewati
Di seluruh unsent messages-ku
Di semua misscall-ku
Tak kusadari perasaanku tak tersampaikan
Unspoken
Seperti batu yang kau lemparkan kedalam kolam
Bahwa kita tak selalu bisa bertemu
Tak selalu berbagi cerita
Atau hanya sekedar bertegur sapa
Tak sadar aku melepaskan pelukanku
Karena aku tak sanggup lagi memelukmu
Aku tak bisa menahanmu lebih lama
Hanya agar aku dapat mengatakan “Aku cinta kamu”
Lebih sering
Lebih bersungguh-sungguh
Lebih dari sekedar batu
Lalu riak air
Adalah rasaku padamu
Berharap abadi, menjadi konstanta
Namun tidak
Bergantung pada seberapa kuat kau melemparku
Ke dalam kolam : hatimu
Karena aku adalah batu terbesar
Yang pernah kau temukan
[aku masih punya sejuta kenapa yang belum aku tanyakan, din]
#
this posting’s category was With Dina category