Hatimu Ditinggal Dulu
Posted: August 14th, 2008 | Author: kakilangit | Filed under: solilokui | 8 Comments »Manusia-manusia kuat, begitu aku menyebutnya, temanku. Segelintir, tampak rapuh, termarjinalkan, menyatu dengan tumpukan sampah, kardus bekas, botol-botol plastik, ranting-ranting kering, bebatuan dan aspal yang keras. Mereka yang mampu membuat kita menangis dan melihat betapa miskin, rakus, lemah dan tak bersyukurnya diri kita. Bersentuhan dengan mereka selalu menjadi pencerahan yang ironis; pahit. Proses belajar yang selalu menusuk relung hati nurani. Jangan pernah ditinggal ya, bawa terus hatimu…
;untuk menjadikanmu manusia.
untuk seorang teman wartawati yang lupa meninggalkan hatinya ketika bekerja,
ketika bertemu dengan manusia-manusia kuat
Jangan pernah tinggalkan hati
jagalah hati, jangan kau tinggalkan !!
Seorang teman baik, me-link blog ini dan menyebutnya “sebuah blog yang indah..” memang benar adanya walaupun di-update sama jarangnya dengan blog-ku sendiri.. hehe..
seringkali aku lupa kalo punya hati. ah baiklah, aku akan menyimpannya dalam saku
aku punya hati tapi kdang beku kalo musim ujan
mas, tulisan-tulisan seterusnya mana? masa dari hatinya ketinggalan terus… hehehe.
kalau pakai hati, oplah gak bakalan naik – naik
, pa kabar kang ?
#3 hehehe, memulai dan mengakhiri adalah hal-hal tersulit dalam hidup :p
#4 le petit prince ne parle pas de nombre