Pindah

Saya pindah. Awal bulan ini, yang dibuka dengan basah dan dingin. Harus saya akui, hujan tidak pernah seindah ini : langit yang berpendar violet dan semburat semangat baru yang dihembuskan oleh para sahabat. Saya makin menikmati gubahan Axl Rose tentang hujan bulan November.

Saya sengaja tidak membereskan semua barang-barang saya, memberi kesempatan pada anda untuk membantu saya :). Seperti kelahiran, pernikahan dan kematian yang tidak dapat dilakukan dengan sendiri, begitupun dengan pindah kos.Nah, anda bisa membantu saya memasukkan pernak-pernik yang saya bawa dari tempat lama ke dalam, ke dalam kamar saya yang baru. Sembari saya mengecat dinding dengan warna oranye, anda mau kan sekedar membagi keringat dan senyum dengan saya di saat lelah tak bisa terbayar dengan segelas air dingin (mari menjulurkan lidah bersama dan mengeluarkan suara terengah jika capek hehehe)

Tolong, tumpukan kotak di dekat pintu dimasukkan terlebih dahulu. Ya yang itu.

Ups, maaf agak berat. Maklum saja soalnya isinya beratus buku; yang bercerita tentang perjalanan, tentang hidup, tentang saya, dan masih akan terus bertambah tentunya. Letakkan saja di sebelah timur dekat lemari, saya saja yang akan menatanya, sesuai urutan waktu dan kejadian; sekedar membenarkan kisah menurut versi saya. Nanti anda boleh membacanya, walaupun anda pasti bisa membaca kisah yang sama dari wajah saya.

Hei, hati-hati jangan sampai jatuh dan terkoyak.

Itu adalah album foto; kumpulan gambar-gambar yang saya ambil dan saya letakkan dalam lemari kenangan baik : tentang pantai dan laut, tentang musim panas dan rasa syukur, tentang berpuluh-puluh purnama dengan langit cerah tanpa hujan, tentang semua yang saya rindukan. Terimakasih banyak, anda telah membawanya dengan hati-hati. Anda boleh melihatnya sampai puas.

“Bagaimana dengan enam tumpuk kardus yang labelnya sedikit rusak, apa mau dibawa masuk juga?”

Oh jelas : itu berharga bagi saya. Di dalamnya ada sesuatu yang sering saya sebut proses. Seringkali tidak indah, membosankan, buruk rupa, rusak, sakit dan lelah (adalah hal yang lumrah jika banyak yang tidak mau berproses) meskipun tidak selalu. Dan dalam enam tumpuk kardus itu adalah campuran dari semua rasa, proses, yang mungkin adalah tujuan itu sendiri; sedikit lebih dewasa; semoga.

Oh jelas : cepat bawa masuk sebelum hujan turun dan membuat lapuk pembungkusnya dan menyebabkan isinya berantakan; karena kardus itu sebenarnya sangat rapuh jika tersentuh air; basah dan hujan.

…

Lihat kamar baru saya!

Ah, anda pasti lebih capek dari saya.
Silahkan duduk didalam, boleh diatas kasur atau dibawah juga bisa. Lantainya cukup dingin kok, untuk sekedar meredakan panas di badan maupun dari luar. Hidupkan saja pc saya, putar Lady dari Kenny Rogers atau Still-nya Lionel Richie atau dengarkan cerita Dream Theater tentang Scene From Memories atau yang lain terserah anda, saya menyukai semuanya.

Sambil menunggu saat berbuka, saya akan menyiapkan es batu dan sebotol besar coca-cola

Terimakasih.
(Anda tahu kan repotnya pindah jika tidak ada yang membantu)

One Reply to “Pindah”

  1. wow pindah kos!!dimana? masi di jogja? ato di bandung:D…hem, btw bukunya soal apa aja, bisa pinjem untuk di kopi?:P, saya juga punya private library lho:D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *