Gelang Merah ini Eksklusif!

Gelang merah ini eksklusif karena untuk mendapatkannya saya harus berkirim surat elektronik untuk menanyakan persediaan gelang yang memang sangat terbatas, karena hanya bisa didapatkan di yayasan tunas cendekia atau mitra-mitra penjual yang ditunjuk.

Saya tahu gelang merah ini eksklusif karena terpaksa. Eksklusifitas itu sendiri sebenarnya bukan tujuan diproduksinya gelang merah ini tapi lebih karena menjaga unsur integritas misi yang diusung oleh yayasan tunas cendekia dan bukan untuk tujuan bisnis. Menjaga kualitas gelang, keterbatasan kemampuan produksi ataupun kemudahan mengendalikan perputaran uang menjadi beberapa alasan lain yang menjadikan gelang merah ini eksklusif.

Tapi ini bukan tentang eksklusifitas. Gelang merah ini untuk anak Indonesia.

Mari kita lihat fenomena yang ada ketika bumi makin renta dimana beberapa olahragawan, artis musik dan bintang film dunia aktif mengkampanyekan gerakan-gerakan untuk membuat dunia menjadi tempat tinggal yang lebih baik dengan memakai gelang berwarna-warni. Seperti warna putih untuk gerakan Make Poverty History yang dipakai Bono, Matt Damon dan Steve Tyler. Warna hitam untuk anti rasisme yang dipakai Thiery Henry dan Ashley Cole. Biru untuk anti kekerasan yang dipakai David Beckham. Ataupun warna kuning untuk gerakan penelitian kanker yang dipakai oleh Tom Hanks.

Dipakainya gelang berwarna-warni itu ditangkap yayasan tunas cendekia sebagai sarana tepat untuk mengkampanyekan gerakan gelang merah untuk anak Indonesia. Sebuah gerakan amal dengan menjual gelang berwarna merah bertuliskan solidaritas kebersamaan yang hasil penjualannya digunakan untuk membantu anak Indonesia yang kurang mampu agar mendapatkan pendidikan yang lebih layak. Gelang ini untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

“Wah sudah banyak yang pake tuh” Seorang teman berkata pada saya begitu mengetahui saya mulai memakai gelang merah di pergelangan tangan kiri. Saya cuma tersenyum. Senang. Memaknai bahwa memang sudah banyak yang memakai gelang ini berarti semakin banyak anak Indonesia yang terbantu.

Sampai hari ini yayasan tunas cendekia berhasil menjual sekitar empatpuluhtiga ribuan gelang merah. Meskipun dari nilai nominal masih sedikit, kurang banyak, bisa dibayangkan empatpuluhtiga ribu pergelangan tangan dililit gelang merah. Mengkampanyekan gerakan peduli anak Indonesia. Iklan berjalan untuk menjadikan Indonesia tempat tinggal yang lebih baik di masa depan. Saya dengan senang hati akan menjelaskan makna dari tulisan solidaritas kebersamaan pada gelang merah ini dan akan mengajak lebih banyak sahabat-sahabat untuk ikut peduli.

“Lagi ngetren ya gelang model kayak gitu?” Tanya teman yang lain. Heh?

Ini bukan tentang eksklusifitas. Apalagi tren sesaat.

Sayang di beberapa tempat esensi gelang merah ini hilang. Kurangnya informasi, terjebak mode ataupun karena memang tidak peduli. Didukung oleh faktor banyaknya beredar gelang merah imitasi untuk tujuan bisnis. Sungguh sangat mudah menemukan gelang semacam ini di emper-emper toko dengan harga bervariasi. Tidak ada yang bisa menghentikan pembajakan.

Kalau sudah begini pilihan ada ditangan Anda;
Jika Anda ingin menaikkan kualitas penampilan Anda dengan memakai gelang seperti yang dipakai Thiery Henry cukup dengan tigaribu rupiah Anda bisa mendapatkan gelang hitam (atau apapun warnanya) di emperan toko ataupun sekitaran blok M.
Tapi jika Anda ingin menunjukkan pada semua orang dan mengajak lebih banyak lagi yang peduli bahwa ada gerakan brilian untuk membantu anak Indonesia mendapatkan pendidikan yang lebih baik Anda sebaiknya gunakan hati Anda, menyisihkan barang sepuluhribu rupiah membeli sebuah gelang merah untuk anak Indonesia di yayasan tunas cendekia.

Ini bukan tentang eksklusifitas. Gelang merah ini untuk anak Indonesia.

6 Replies to “Gelang Merah ini Eksklusif!”

  1. I have one. Tapi untuk pemesanan sekarang sedang tutup ya? Aku tau dari temen-temen blog di Jakarta, karena kan mesennya kudu berbanyak-banyak. Begitu juga dengan gelang putih, atau hitam putih, atau kuning, dan hijau. Putih dari One.org via internet (tau iklannya di MTV? Brad Pitt?). Dan kalau orang make gelang hitam dan putih artinya anti-rasis. Warna berbeda, solidaritas berbeda tapi solidaritas itu tak terbatas warna bukan? 😉

    Untuk di Indonesia sepertinya baru ada gelang merahnya Tunas Cendekia. Untuk anak bangsa jangan ragu membantu. Ya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *