Hanya Itu

OrbitMu melengkung
begitu dekat ketika aku
dekat denganMu, Kekasih.

Biasa saja.
Tidak istimewa.
Karena semua juga begitu.
Iya kan?

Namun
kenapa Kau tak
juga menjauh saat aku mulai
memalingkan wajahku dariMu.
Ketika aku meninggalkanMu
Kau malah memburuku.
Membuatku tersengal.
Berlari.
Dan ditemukan.
Ah, Kau benar-benar sedang
mencari perhatianku.
Mengaku sajalah.

Lalu…
Inikah setia itu?
Inikah cintaMu
yang kerap aku sangkal?

Duh Kekasih,
hanya satu pintaku padaMu:
“paksakanlah semua inginMu,
di setiap langkah dalam hidupku”

Hanya itu.

5 Replies to “Hanya Itu”

  1. Mu nya siapa yah?

    namun jika ditulis dengan phrase seperti itu orang pasti berpikir Mu itu .. Dia Rabb manusia,
    dalam syair diatas hmm apakah Mu itu “kekasih hati” manusia .. maksute nya pacar gitu?

    Entahlah .. hanya itu….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *